Mejeng di Majalah Inspirasi Usaha

Berbagi cerita di Majalah Inspirasi Usaha edisi bulan July 2013….

Pasar Indonesia sangat potensial untuk perkembangan sebuah produk barang khususnya tas kulit buatan indonesia. Salah satu cara untuk menghadapi era perdagangan bebas adalah dengan merubah paradigma masyarakat Indonesia untuk lebih mencintai dan menggunakan produk-produk dalam negeri, daripada menggunakan produk luar negeri. Dibutuhkan jiwa patriotisme untuk bisa mewujudkan hal ini, mengingat produk dari luar negeri masih dipandang sebagai kelas diatas rata-rata. Bahkan masyarakat kita sendiri masih sangat bangga ketika menggunakan merk tertentu dari luar negeri.

Tak bisa dipungkiri, bahwa produk tas kulit handmade indonesia yang berkualitas akan menjadi banyak incaran. Tanpa produk yang baik, sepertinya akan sulit untuk berkompetisi. Senjata utama untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) adalah menggalakkan upaya mencintai produk lokal dan budaya lokal. Jadi perlu ada gerakan nasional yang diinisiasi oleh pemerintah untuk membeli produk dalam negeri. Pertama kali hal ini bisa diajarkan melalui keluarga untuk cinta produk dalam negeri dengan cara membeli tas kulit lokal buatan anak bangsa. Baru setelah itu mengajari lingkungan masyarakat supaya cinta produk lokal. Kalau kecintaan kepada produk lokal itu tinggi maka produk-produk asing akan sulit bersaing di Indonesia. Sebab masyarakatnya mencintai produk lokal. Gerakan cinta produk Indonesia merupakan langkah awal untuk meningkatkan daya saing sebab siapa lagi yang akan menyukainya produk tas kulit made in Indonesia kalau bukan bangsa sendiri.
Aku cinta produk dalam negeri buatan anak bangsa……..

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *