Apa Bedanya Kulit Asli Dengan Kulit Sintetis ??

KULIT ASLI sudah dikenal sejak jaman prasejarah yang digunakan untuk pelindung sebagai baju. Setelah proses yang lama, kulit ditemukan berubah menjadi kaku dan kadang juga membusuk, karena itulah bahan pelindung kulit ini dikembangkan secara inovasi dari waktu ke waktu. Saat ini penyamakan kulit juga menjadi industri yang terus berkembang dari hari ke hari, sehingga bisa menghasilkan berbagai jenis kulit sapi untuk tas atau untuk produk kulit lain nya.

Sumber utama dari kulit adalah dari peternakan yang terus diolah. Mulai dari industri daging hingga material kulit. Dari proses yang lama hingga menjadi material yang sangat berguna hingga hari ini.

Meskipun dari tingkat kebutuhannya, kulit asli lebih sedikit ketimbang permintaan kulit sintetis yang berbahan kimia (minyak bumi), kulit asli lebih dikenal tahan lama dan tidak mudah rusak. Masa pemakaian produk kulit bisa mencapai 10 – 20 tahun jika perawatannya diperhatikan.

KULIT SINTETIS dibuat dari kain yang terlihat seperti kulit. Kulit sintetis memiliki permukaan seperti kulit, dicelup dan diobati sehingga memiliki tampilan dan nuansa nyata seperti kulit asli.

Hal ini sering digunakan sebagai pengganti untuk kulit asli karena lebih murah dan tidak memerlukan menggunakan Kulit hewan. kulit buatan atau sintetis dapat dicat berbagai warna. Hal ini juga dapat membuat awet dan tahan noda.

Kulit buatan atau sintetis dapat dibuat agar terlihat seperti semua jenis kulit diinginkan(motif/corak). Banyak yang menganggap superior kulit sintetis karena keragaman dalam penampilan.

Penggunaan kulit sintetis banyak digunakan di berbagai produk sebagai pengganti kulit asli. Kwalitas kulit sintetis sendiri dibagi berdasarkan kwalitas tas seperti kulit KW Super, KW 1, KW 2, KW 3.

Incoming search terms:

  • sleeve case kulit sintetis

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *